Your Adsense Link 728 X 15

Jangan lihat kekurangan orang lain, tetapi koreksi terlebih dahulu kekurangan kita

Posted by Unknown Selasa, 25 Januari 2011 0 komentar
Pagi ini saya mendengarkan kata-kata bijak dari sebuah siaran di radio di kota tempat saya tinggal. Kata bijak ini kurang lebih begini" jangan lihat apa kekurangan orang lain, tetapi lihatlah kekurangan pada diri sendiri". Dalam siaran itu di ilustrasikan dengan sebuah cerita. Adapun ceritanya sebagai berikut:

Ada seorang suami yang mengeluh kepada dokter bahwa pendengaran istrinya sedikit terganggu. Karena setiap dipanggil sang istri tidak kunjung menjawab sang suami. Setiap berbicara sesuatu kepada istrinya dari kejauhan selalu tidak dijawabnya. Bahkan kadang sambil berteriak sekalipun. Karena sang suami ini merasa keharmonisan dalam keluarganya sedikit berkurang, maka hal ini ia konsultasikan ke dokter. Suami ini datang sendiri ke dokter spesialis telinga. 

Pentingnya Persiapan Sebelum Action

Posted by Unknown Minggu, 23 Januari 2011 0 komentar
Hari ini adalah hari pertama saya "laga tandang", laga dimana saya harus menyelesaikan satu tugas yaitu menjadi operator opscan untuk acara "simulasi SNMPTN" di SMA N 1 Kediri. Sebelumnya saya pernah menjalani "laga kandang" untuk koreksi simulasi Ujian Nasional dengan beberapa kendala teknis karena harus berkenalan dulu dengan alat-alat yang di impor dari negeri seberang. Namun kendala ini bisa diatasi dan menjadi senjata ampuh dalam menghadapi laga kali ini.

Semuanya butuh persiapan, hal sekecil apapun memang harus kita rencanakan diawal, ya.. sekedar meringankan beban di hari-H pelaksanaan. Dan juga untuk berjaga-jaga kalau bangunnya kesiangan..he..he.. :)

Mas tanto sudah mengaturnya untuk masalah soal dan kunci jawaban yang tidak segampang orang melihatnya. Tentunya dengan dibantu tentor-tentor yang jago-jago (sudah terbukti). Mulai dari request program, sampai H-1 untuk segala urusannya. Patut diacungi jempol untuk Actionya.

10 Gunung di Indonesia yang pernah saya daki

Posted by Unknown Rabu, 19 Januari 2011 0 komentar
Berbicara mengenai gunung mungkin pikiran kita akan langsung menerawang jauh, berandai-andai dan berangan-angan. Dalam bayangan kita bagi orang awam mungkin gunung sesuatu yang menyeramkan, atau pun menakutkan. Tetapi berbeda dengan para petualang, Gunung bisa diartikan surganya dunia bagi mereka. 

Tak yang tahu apa sebenarnya hal yang indah dari gunung itu. Kalau dari pribadi saya ada beberapa hal yang membuat saya berkesan ketika mendaki gunung, diantaranya: mengasah andrenalin, menjalin kerjasama sesama kelompok dalam tim pendakian, sarana rekreasi yang menyehatkan.

Buah indah dari Sabar

Posted by Unknown Minggu, 16 Januari 2011 0 komentar
Pada artikel yang lalu saya pernah posting dan bercerita bahwa dalam kondisi manapun kita jangan menyerah. Kayak nya ungkapan ini cocok untuk kita yang selalu mengalami berbagai cobaan. Entah cobaan yang ringan ataupun berat.


Manusia bisa merencanakan tetapi Tuhanlah yang menentukan. Sebagai manusia mungkin kita menginginkan sesuatu tetapi tanpa disangka Tuhan berbaik hati pada kita dan memberikannya secara cuma-cuma. Bukankan yang kita punya ini hanya pinjaman saja?

Dan kata-kata "hanya pinjaman saja" ini pun selalu saya ingat-ingat betul sampai sekarang. Kata ini pun dalam maknanya. Kita kehilangan barang berharga kita, misalnya saja sejumlah uang, ketika kita mengingat " hanya pinjaman saja" kita akan lebih legawa atas kehilangan barang berharga milik kita.

Masuk angin..oh jangan dunk..

Posted by Unknown Rabu, 08 Desember 2010 1 komentar
Ketika kondisi badan sedang drop dan kecapekan, masuk angin sering menghampiri. Tak kenal musim. Tinggal pintar-pintarnya kita saja untuk menjaga kondisi badan.

Sebenarnya di dunia kedokteran tidak ada yang namanya istilah masuk angin. Yang dirasakan hanyalah merasa tidak enak badan dan biasa disertai pegal-pegal atau bawaannya Ngantuk sepanjang hari. Bisa dipastikan "mungkin masuk angin”. Karena setiap orang akan berbeda merasakannya.

Dari pengalamannya saya tanda-tanda masuk angin seperti:
  • kepala pening, 
  • pegal-pegal, 
  • perut kembung, mual, meriang, 
  • wajah pucat dan 
  • terasa mengantuk.

Jangan Menyerah

Posted by Unknown Selasa, 07 Desember 2010 0 komentar
Ketika teringat ungkapan-ungkapan tidak enak dari seseorang mungkin hati dan perasaan kita terasa dongkol, jengkel dan ingin rasanya marah. Tetapi sebagai seorang yang selalu menjaga perasaan orang lain mungkin kita akan lebih baik diam saja dan bicara seperlunya.

Kalau memang kita salah ya kita akui saja. Lebih baik diam atau bilang "Tidak tahu" saya rasa ini jawaban paling aman bagi sebagian orang. Tetapi bagi kita yang memiliki jiwa melayani tentu tidak sepantasnya diam saja.
Solusi yang paling baik adalah bertanya pada yang sudah tahu..Good..

Jiwa pantang menyerah memang sangat diperlukan oleh saya yang baru beberapa hari tinggal di lingkungan baru, hidup di perantauan dan jauh dari keluarga. "Teman adalah saudaramu " begitu kata yang teringat oleh saya ketika pamitan dengan bapak pemilik kos sekitar 1,5 bulan yang lalu.

Lagu D'Masiv (Jangan Menyerah) saya rasa sangat cocok untuk mengobati rasa lelah yang setelah bekerja full lebih dari 12 jam atau sekedar facebook ria sambil nongkrong ditempat idaman paling rahasia dan hanya saya yang tahu..ehemm..

Jangan menyerah dan marah ketika orang lain tertawa dengan enaknya. Karena yang tertawa mungkin sedang stress atau pusing dengan kerjaannya. Tawa palsu yang selalu  kubenci..

Dan tak terasa 2 buah tugas sederhana telah selesai. Tinggal Laporan...

Lapor.....sudah jadi.....(berdiri tegak, suara mantap dan jelas, mata antusias).

Kediri.
Joko Muryanto

Pelatihan Op-Scan Media Scanter Yogyakarta

Posted by Unknown Jumat, 26 November 2010 1 komentar
Tak disangka-sangka, baru 4 hari pulang ke kampung karena libur Hari Raya Idul Adha (hari raya kurban), eh.. ada panggilan ke kantor pusat di Yogyakarta untuk acara pelatihan. Pelatihan tentang OpScan atau yang biasa orang kenal mengkoreksi LJK (lembar Jawab Komputer).

Pagi jam 9an dapat kabar dari Jogja, malamnya habis kerja langsung meluncur ke kota yang  menjadi tujuan saya, tentunya dengan diantar rekan kerja (senior) ke halte bus terdekat.

Pelatihan selama 3 hari plus 1 hari menghadap bag. Personalia. Apapun pelatihannya kembali ke diri kita masing-masing. Pelatihan tidak akan bermakna, bermanfaat kalau kita tidak mengulang dan mengembangkannya di kemudian hari. Dan harapan saya pelatihan yang telah diberikan dan di percayakan kepada saya ini bisa bermanfaat untuk saya dan perusahaan... wah mulia sekali ya saya...he... :)

Apa isi pelatihannya:

The power of kepepet

Posted by Unknown 0 komentar
Judul diatas mungkin pas untuk kita-kita seperti saya yang biasa bekerja santai ketika waktu deadline masih terlampau jauh. Kita biasa menunda-nunda pekerjaan kalau kerjaan itu belum mendekati waktu deadline atau belum ditanyakan oleh atasan... he...he..

Sebenarnya menunda pekerjaan adalah hal yang tidak baik saudara-saudara....)
Mungkin kita punya beragam dan banyak alasan mengapa kita sering menunda pekerjaan, no problem jika masalah ini memang benar-benar ada, seperti listrik mati dan lain sebagainya.Tapi setidaknya kita bisa minta tolong orang lain untuk membantu kita, seperti postingan saya sebelumnya "cara minta tolong dengan santun"
Sedikit berbagi pengalaman.dan ini bisa dipastikan sudah pernah dialami oleh teman-teman semua. Secara psikologi pekerjaan yang mendesak atau "kepepet" menimbulkan rangsangan emosional yang luar biasa pada diri kita untuk mengerjakannya dengan cepat. 

Misalnya saja Laporan ke atasan deadline pukul 13.00 padahal belum selesai, ternyata setelah ada power of kepepet bisa dipastikan  laporan ini bisa selesai tepat waktu.
Ini sebenarnya anugrah dari Allah swt. Tetapi kita tidak boleh terus-terusan seperti ini karena menurut pengalaman saya, pekerjaan yang dilakukan terburu-buru hasilnya kurang bagus masih banyak bug-nya (bug = kalau bahasa programnya eror).

Pengen punya Laptop sendiri

Posted by Unknown Minggu, 14 November 2010 1 komentar
Judul artikel di atas sengaja saya tulis disini agar saya termotivasi untuk berusaha dan memiliki sebuah Laptop. Bukan karena "kepingin" tapi karena saya rasa ini sebuah kebutuhan. Tak lengkap rasanya di jaman yang serba modern dan cangih ini  kita tidak memiliki alat yang mungil yang setia bisa membantu meringankan pekerjaan.

Di rumah sih sudah punya komputer, tapi karena dari segi efektifitas yang ingin saya peroleh. Lebih bersifat mobile. Lagian saya sekarang berada di luar daerah tempat saya dulu besar dan belajar.  Untuk cita-cita atau keinginan yang satu ini. Maka saya mau berusaha untuk menabung. Ya ...bisa dibilang latihan merencanakan sesuatu dan merealisasikannya.

Tak ada salahnya untuk dicoba bukan? Saya sendiri juga tidak tahu apakah bisa atau tidak, tetapi kita sebagai manusia harus optimis dan memiliki keyakinan untuk menggapainya. :)

Kalau dari hitung-hitungan sederhana kayaknya belum mungkin untuk setengah tahun kedepan. Tapi siapa sangka rejeki bisa datang lebih cepat. he...he... Do'akan ya??

"Terus apa rencana mu? "terkadang ini yang sering ditanyakan oleh orang lain.

Pertama kalau saya rasa, saya harus memiliki motivasi dan keyakinan BISA !!.

Yang point terakhir ini yang belum saya pikirkan. Tetapi saya harus tetap Optimis. BISA !!!


Cara menyampaikan pesan permintaan tolong dengan santun

Posted by Unknown Sabtu, 13 November 2010 0 komentar
Mungkin kita pernah merasa tersinggung oleh seseorang yang menyuruh kita melakukan sesuatu hal yang dia kehendaki, tetapi tidak bagi kita. Teman, rekan kerja ataupun orang lain kadang pernah minta tolong pada kita untuk mengambilkan sesuatu, tapi terkadang kita tidak terlalu respek terhadapnya.

Mengapa demikian? Ada beberapa hal  yang membuat kita enggan melakukannya. Salah satunya adalah cara menyampaikan pesan kepada orang lain yang kurang santun.

Mengapa saya bilang kurang santun.? Dalam beberapa kondisi memang kita harus bisa memilah mana kepentingan pribadi dan mana pekerjaan dan ini saya rasa tidak bisa dicampur adukkan. Sebagai contoh: rekan kerja menyuruh kita mengambilkan barang pribadi yang tidak ada kaitannya dengan pekerjaan. Maka tidak ada salahnya dunk kita tidak respek terhadap keinginannya.

Tetapi beda konteksnya jika kita minta tolong mengambilkan spidol di lemari yang digunakan untuk kepentingan kantor. 

Berikut beberapa cara menyampaikan pesan permintaan tolong dengan santun:
  1. Kenali dulu lawan bicara kita, kenali sifat dan karakter dari orang yang akan kita mintai tolong. Apakah penurut, susah atau sedang-sedang saja.
  2. Dahului dengan kata "Minta Tolong"

Toko Online Keren

Gubernur pilihan

blog bisnis